Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memimpin rapat dengar pendapat bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan. Pertemuan ini bertujuan mengevaluasi capaian program tahun 2024 serta merumuskan langkah strategis untuk tahun 2025, dengan fokus utama pada ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok pada bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.
Dalam rapat tersebut, Iswandi menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan pangan yang memadai, terutama saat permintaan meningkat. “Kami akan terus memantau stok kebutuhan masyarakat, terutama menjelang lebaran, di mana harga-harga biasanya mengalami kenaikan. Kami harus menjaga agar harga tetap stabil,” ujar Iswandi.
Selain itu, efisiensi anggaran menjadi perhatian utama dalam perencanaan program tahun 2025. Iswandi menyoroti perlunya pengalokasian dana yang tepat sasaran, dengan memangkas pos anggaran yang kurang prioritas untuk mendukung program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. “Kami akan memperjuangkan program-program yang menjadi prioritas dan dibutuhkan masyarakat, meskipun harus memotong anggaran dari pos yang kurang penting,” tambahnya.
Langkah konkret yang direncanakan meliputi pemantauan ketat terhadap stok pangan dan ketersediaan LPG, serta kesiapan menggelar operasi pasar jika terjadi lonjakan harga. “Sejauh ini, kondisi harga masih aman. Namun, jika ada indikasi kenaikan, kami pasti akan melakukan intervensi, salah satunya dengan operasi pasar,” jelas Iswandi.
Komitmen DPRD dalam memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi menunjukkan keseriusan lembaga legislatif ini dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perencanaan. Dengan langkah-langkah strategis yang telah direncanakan, diharapkan masyarakat Samarinda dapat menjalani Ramadan dan Idul Fitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok.







































